ARISTO.ID Liburan Musim Semi Di Fuji Shibazakura Festival. Liburan musim semi sudah berakhir namun kenangan nya pasti tidak akan berakhir sepanjang hidup kita bukan. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman mengunjungi festival Shibazakura di kaki Gunung Fuji, namun ini bukan pengalaman saya pribadi melainkan dari teman yang sudah saya wawancarai. Karena kebetulan saat teman saya ke Shibazakura tersebut saya memiliki agenda liburan lainnya yaitu mendaki Gunung Takao. Simak Ulasan lengkap nya di bawah ini.
Baca Disini Mendaki Puncak Takao
Shibazakura Festival
Musim semi adalah saat dimana bunga bunga bermekaran, dan tentu saja di Jepang yang palin gdi nanti nanti adalah bunga sakura. Sakura memang sangat identik dengan Jepang padahal penyebaran nya sendiri ada di beberapa negara lain seperti Korea dan juga China. Sakura sendiri biasa nya dalam setahun hanya mekar satu kali dan itu pun juga dalm waktu kurang lebih satu minggu saja, setelah satu minggu tersebut nanti nya bunga Sakura akan berguguran dengan sendiri nya.
Shibazakura adalah jenis bunga yang berbeda dengan Sakura yang kita kenal selama ini, Shibazakura adalah jenis tanaman merambat dari famili Polemoniaceace yang berasal dari daerah Amerika Utara. Dengan nama latin Moss Phlox ( Phlox Subulata ) bunga ini hanya bisa tumbuh setinggi 15 cm saja, di namakan Shibazakura karena warna bunga ini juga pink seperti hal nya bunga sakura yang kita kenal. Dalam bahasa Jepang Shiba berarti halaman dan Sakura berarti ya bunga sakura itu sendiri, jadi Shibazakura didapat dari bunga yang mirip dengan sakura yang merambat di halaman.
Di Jepang sendiri ada beberapa festival Shibazakura yang di adakan di antara nya adalah Fuji Shibazakura di kaki Gunung Fuji ini dan Chichibu Shibazakura di daerah Chichibu Saitama Ken saja yang saya tahu. Di Chichibu juga tidak kalah mempesona nya namun karena tidak ada beckground dari Gunung Fuji membuat Shibazakura disini kalah pamor dengan Fuji Shibazakura. Namun pada inti nya keindahan bunga Shibazakura di kedua tempat ini patut untuk di kunjungi.
Nanti dari Kawaguchiko Station tersebut nanti nya di lanjutkan dengan naik bus khusus menuju Fuji Shibazakura dengan harga tiket sebesar 2000 yen pulang pergi dan sudah termasuk tiket masuk kedalam festival nya tersebut. Untuk perjalanan pulang ke Shinjuku nya lagi perlu di catat jangan terlalu sore karena untuk bis terakhir menuju Shinjuku sekitar pukul 7 sampai 8 malam.
Itulah pengalaman Liburan Musim Semi Di Fuji Shibazakura Festival, semoga bisa membantu dan terima kasih.
Shibazakura adalah jenis bunga yang berbeda dengan Sakura yang kita kenal selama ini, Shibazakura adalah jenis tanaman merambat dari famili Polemoniaceace yang berasal dari daerah Amerika Utara. Dengan nama latin Moss Phlox ( Phlox Subulata ) bunga ini hanya bisa tumbuh setinggi 15 cm saja, di namakan Shibazakura karena warna bunga ini juga pink seperti hal nya bunga sakura yang kita kenal. Dalam bahasa Jepang Shiba berarti halaman dan Sakura berarti ya bunga sakura itu sendiri, jadi Shibazakura didapat dari bunga yang mirip dengan sakura yang merambat di halaman.
Di Jepang sendiri ada beberapa festival Shibazakura yang di adakan di antara nya adalah Fuji Shibazakura di kaki Gunung Fuji ini dan Chichibu Shibazakura di daerah Chichibu Saitama Ken saja yang saya tahu. Di Chichibu juga tidak kalah mempesona nya namun karena tidak ada beckground dari Gunung Fuji membuat Shibazakura disini kalah pamor dengan Fuji Shibazakura. Namun pada inti nya keindahan bunga Shibazakura di kedua tempat ini patut untuk di kunjungi.
Fuji Shibazakura Festival
Sekarang kita mulai membahas tentang Fuji Shibazakura. Biasa nya festival disini di buka mulai dari pertengahan April hingga akhir Mei. Pada tahun 2016 ini di buka tepat nya pada tanggal 16 April hingga 29 Mei. Namun jika kita ingin mendapatkan puncak atau moment terindah nya datang di awal bulan Mei saat liburan Golden Week karena saat itu biasa nya Shibazakura sudah mekar sempurna. Karena jika kita datang saat Shibazakura belu mekar sempurna atau sudah mulai rontok tentunya akan mengurangi keindahan bunga dan pemandangan disana.
Layak nya tempat wisata lainnya di sini juga tersedia fasilitas pendukung lainnya seperti cafe, toilet, dan beberapa failitas lainnya. Panorama Plaza adalah sebuah panggung yang di sediakan untuk pengunjung yang ingin mengabadikan moment di Fuju Shibazakura ini, adal juga Panorama Footbath adalah tempat istirahat yang terdapat fasilitas untuk berendam kaki di kolam air panas alami yang bersumber dari Fujiyama Onsen dengan tarif 100 yen saja. Ada juga Panorama Cafe dan Photo Service yaitu jasa fotografi yang pasti nya dengan hasil yangtidak perlu di ragukan lagi, anda harus membayar 1000 yen untuk Photo Services ini.
Ada juga Ryujin Ike Pond yang merupakan sebuah bagian tersendiri dari taman ini yang memiliki danau di dalam nya. Banyak sekali para fotografer yang berkunjung kesini karena memang landscape dari Fuji Shibazakura ini sangat indah, terutama spot di Panorama Plaza. Yang pasti jika kita ketinggalan moment Ohanami yaitu budaya menikmati bunga sakura yang biasa nya berlangsung pada awal bulan April kita bisa mengobati nya untuk pergi ke Fuji Shibazakura ini.
Akses Menuju Fuji Shibazakura
Untuk menuju Fuji Shibazakura ini juga cukup mudah. Pertama kita harus ke Shinjuku Station untuk nanti nya di lanjutkan dengan menggunakan shutle bus menuju Kawaguchiko Station. Untuk perjalanan dari Shinjuku menuju Kawaguchiko ini sering saya bahas karena di Kawaguchiko sendiri banyak sekali obyek obyek wisata yang sangat indah di antara nya Danau Kawaguchiko, Chureito Pagoda dan yang sedang kita bahas ini yaitu Fuji Shibazakura.
Baca Disini Tentang Pemandangan Fenomenal Gunung Fuji Dari Chureito Pagoda
Baca Juga Sunrise Di Kawaguchiko Dengan Pemandangan Gunung Fuji
Nanti dari Kawaguchiko Station tersebut nanti nya di lanjutkan dengan naik bus khusus menuju Fuji Shibazakura dengan harga tiket sebesar 2000 yen pulang pergi dan sudah termasuk tiket masuk kedalam festival nya tersebut. Untuk perjalanan pulang ke Shinjuku nya lagi perlu di catat jangan terlalu sore karena untuk bis terakhir menuju Shinjuku sekitar pukul 7 sampai 8 malam.
Itulah pengalaman Liburan Musim Semi Di Fuji Shibazakura Festival, semoga bisa membantu dan terima kasih.