WENEXT.NET Ciri Umum Tentang Bahasa Jepang. Bahasa Jepang memiliki tingkat kesulitan tersendiri dan merupakan salah satu bahasa yang paling sulit di pelajari. Ini di kuat kan oleh pernyataan seorang Alm Gayatri Wailissa yaitu gadis Indonesia yang menguasai 14 bahasa asing secara otodidak yang menyatakan bahwa bahasa Jepang lah yang paling sulit di pelajari. Namun sayang Gayatri telah berpulang di karenakan pecah nya pembuluh darah di otak akibat kelelahan olahraga pada 23 Oktober 2014 silam.
Kembali ke pembahasan tentang bahasa Jepang. Walau pun bahasa Jepang adalah bahasa yang sulit di pelajari namun jika ada kemauan dan usaha yang keras saya yakin juga akan bisa kita kuasai. Bukti nya saya sendiri hanya 3 bulan saja belajar dasar bahasa Jepang sudah langsung di terbangkan ke Jepang untuk bekerja dan berhubungan langsung dengan orang Jepang. Langsung saja kita ke pokok materi artikel kali ini.
Ciri Umum Tentang Bahasa Jepang
1. Jenis Kata
Sama dengan bahasa Indonesia dan juga bahasa asing lain, dalam bahasa Jepang juga ada yang nama nya jenis kata seperti Kata Kerja, Kata Sifat, Kata Benda, Kata Keterangan, Kata Penghubung dan juga Partikel. Berikut contoh dari jenis kata dalam bahasa Jepang.
| Jenis Kata | Bahasa Jepang | Arti |
| Kata Kerja | Tabemasu ( 食べます ) Kaimasu ( 買います ) | Makan Membeli |
| Kata Sifat | Kibishii ( 規律 ) Kawaii ( かわいい ) | Disiplin Cantik |
| Kata Benda | Hon ( 本 ) Kuruma ( 車 ) | Buku Mobil |
| Kata Keterangan | Asa ( 朝 ) Yoru ( 夜 ) | Pagi Malam |
| Kata Penghubung | Sorekara ( それから ) Dakara ( だから ) | Setelah itu, Kemudian Jadi |
| Partikel | Ga ( が ) Ha ( wa ) ( は ) | Oleh Adalah |
2. Pola Kalimat
Dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris serta sebagian besar bahasa asing lain di dunia menggunakan pola kalimat Subyek - Predikat - Obyek namun dalam bahasa Jepang menggunakan pola yang berbeda yaitu Subyek - Obyek - Predikat. Ini yang membuat bahasa Jepang sangat sulit di pelajari. Kita lihat contoh kalimat nya berikut.
私はスイカを食べます ( Watashi ha Suika wo Tabemasu )Watashi = Saya ( Subyek )
Suika = Semangka ( Obyek )
Tabemasu = Makan ( Predikat )
3. Partikel
Dalam bahasa Jepang ada beberapa partikel yang biasa di pakai, Partikel ini memiliki arti dan fungsi masing masing. Dalam bahasa resmi partikel memiliki fungsi yang sangat penting karena menunjukkan kalau pembicaraan tersebut menggunakan tata bahasa tertinggi. Namun biasa nya dalam bahasa sehari hari terkadang penggunaan partikel sering kali di hilangkan.
Contoh partikel adalah が ( ga ), に ( ni ), を ( wo ), は ( wa ), へ ( he ) dan で ( de ).
4. Penghilangan
Dalam bahasa Jepang kadang ada beberapa kata atau ungkapan yang sengaja di hilangkan karena biasa nya kata atau ungkapan tersebut bisa di ketahui walau tanpa di sebut kan. Contoh nya adalah penghilangan dalam subyek.
Kita lihat contoh nya berikut.
私はスイカを食べます ( Watashi ha Suika wo Tabemasu )
Dalam kalimat yang berarti Saya Makan Semangka tersebut biasa nya kata saya atau Subyek bisa saja di hilangkan sehingga berarti Makan Semangka saja dengan pola kalimat seperti berikut.
スイカを食べます ( Suika wo Tabemasu )
Itulah beberapa Ciri Umum Tentang Bahasa Jepang yang harus kita pahami sehingga dalam pembelajaran bahasa Jepang tidak menemukan kesulitan yang berarti. Semoga bermanfaat dan sampai ketemu di pembahasan berikut nya.