Tipe Pendaki Gunung Di Indonesia Mulai Si “Cimit – Cimit” Sampai “Pendaki Magis”. Hobi mendaki gunung bisa menghinggapi siapa saja, mulai dari yang serius sampai alay. Jadi, bukan rahasia lagi kalua gunung menjadi objek “jamahan” berbagai jenis manusia. Lantas, apa saja 12 tipe pendaki mulai Si “Cimit – Cimit” sampai “Pendaki Magis”?
Tipe Pendaki Gunung Di Indonesia Mulai Si “Cimit – Cimit” Sampai “Pendaki Magis”

1. Pendaki Junior
Pendaki jenis ini biasanya baru memulai petualangan climbing nya. Dengan berbekal segala peralatan yang kadang kurang penting, si pendaki tetap yakin bahwa suatu saat bisa menaklukkan Mount Everset (entah sampai kapan perjuangannya). Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan jadi seorang newbie. Yang penting, attitude dan kepribadian harus jelas. Jangan hanya mendaki karena tren semata.
2. Pendaki Fotografer
Ada jenis pendaki yang melakukan climbing dengan tujuan untuk memotret. Sebagian melakukannya secara professional dan sebagian karena hobi. Pada umumnya pendaki jenis ini sudah sering melanglang buana di jagad pecinta alam.
3. Pendaki Greenpeace
Sadar lingkungan tidak hanya dilakukan di kota – kota besar yang berindikasi rawan polusi. Di gunung, ada juga pendaki jenis pecinta lingkungan yang hobi memungut sampah dan dibawa ke bawah gunung.
4. Pendaki Ilmuwan
Jadi ilmuan bukan berarti harus selalu berkutat di laboratorium lho. Sangat banyak ilmuan yang melakukan penelitian di alam dengan mengamati secara langsung objek yang ditelitinya. Oleh karena itu, mereka biasa “ngendon” lama di gunung untuk melihat perkembangan suatu biota secara kontinu.
5. Pendaki Nasionalis
Sering kita melihat di Instagram atau facebook para pendaki yang hobi bawa bendera Indonesia kemana – mana, bahkan sampai di berbagai puncak dunia. Pendaki jenis ini termasuk kebanggan bangsa dan layak dijadikan panutan.
6. Pendaki Religius
Dengan melihat alam sekitar, kita akan lebih banyak bersyukur dan menghayati ciptaan Tuhan. Ada juga jenis pendaki yang khusus melakukan climbing untuk mendekat pada Sang Pencipta. Supaya tambah beriman, perlu deh sekali – kali kita lakukan hal serupa.
7. Pendaki Korban Selfie
Hati – hati dengan pendaki yang satu ini. Bukan berarti di gunung kita dilarang selfie, tapi selfie di ketinggian tertentu yang curam jelas berbahaya. Harus tahu waktu dan tempat ya?
Baca Juga Sensasi yang Hanya Bisa Dirasakan Seorang Pendaki Sejati
8. Pendaki Cantik
Mendaki memang bukan hanya milik kaum pria. Beberapa wanita juga memanfaatkan momen pendakian dengan tetap menjaga karakter feminin. Jadi unik kan?
9. Pendaki Magis
Nah, kalau yang satu ini pendakinya melakukan ritual tertentu untuk mencari pesugihan, jodoh dan sebagainya. Meskipun peradaban sudah sangat maju, jenis pendaki seperti ini masih banyak ditemui di gunung – gunung tertentu yang dianggap sakral.
10. Pendaki Seniman
Seniman yang hobi mendaki biasanya mencari inspirasi lagu, gambar atau lukisan melalui alam. Jadi jangan heran kalau ada jenis pendaki yang mencari “wangsit” karyanya di atas puncak dunia.

11. Pendaki Gagal Move On
Bukan gagal move on dari mantan pacar, pendaki jenis ini gagal move on dari film 5 cm. Karena filmnya terlihat sangat mudah dalam mendaki, persiapannya jadi kurang. Wah, yang seperti ini lebih berbahaya dari jenis pendaki manapun karena bisa mengancam nyawa.
12. Pendaki Sosialita
Meskipun mendaki moto maju mundur cantik tetap dimiliki pendaki jenis ini. Mulai tas, jaket, topi sampai kacamata bermerk menjadi senjata utamanya. Beberapa pendaki lain mungkin akan melengos melihat pendaki sosialita. Tapi eksis bergaya adalah hak segala bangsa sih..
Itulah ke 12 Tipe Pendaki Gunung Di Indonesia Mulai Si “Cimit – Cimit” Sampai “Pendaki Magis”. Diantara mereka, manakah yang paling unik?